Kegunaan Psikotes dalam Proses Recruitment Perusahaan

Psikotes berasal dari physico yang artinya mental, sementara test artinya ujian. Psikotes kemudian diartikan sebagai suatu metode untuk mendapatkan hasil psikologi peserta tes. Dalam penggunaannya, instansi maupun perusahaan dapat mengetahui kondisi mental dan kemampuan dasar dari para calon pekerjanya meliputi IQ, kemampuan bahasa hingga penalaran.

Hasil tes psikotes membantu mengetahui kepribadian pekerja sehingga pihak perusahaan dapat menentukan manakah yang sesuai dengan posisi dan kebutuhan perusahaan. Setiap tipe soal psikotes memiliki kegunaan spesifik yang dapat digunakan penyelenggara dalam proses seleksi, antara lain;

  • Penalaran Logika Aritmatika

Tes yang berupa deret gambar ini bertujuan mengetahui kemampuan peserta untuk menganalisa serta memahami pola. Hasil tes ini berguna untuk mengetahui kemampuan calon karyawan dalam membaca suatu kondisi yang sedang dihadapi perusahaan.

  • Test Wartegg

Tes yang dirancang oleh Ehrig Wartegg, psikolog asal Jerman ini bertujuan untuk menilai bermacam hal dalam cara yang lebih instan, dimana peserta diminta meneruskan gambar.

  • Analog Verbal Test

Tes yang umumnya memuat 40 soal tentang antonim, sinonim, analogi suatu kata untuk mengetahui kemampuan peserta dalam menerka serta memahami hubungan sebab-akibat suatu masalah.

  • Draw A Man Test

Tes ini meminta peserta untuk menggambar sosok manusia lalu deskripsikan gender, usia dan aktifitas yang ada dalam gambar itu. Hasil tes ini digunakan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri, tanggung jawab, ketahanan serta stabilitas peserta selama bekerja.

  • Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) Test

Tes ini berguna untuk mengetahui kepribadian peserta melalui sejumlah soal yang hanya terdapat 2 pilihan jawaban saja. Hasil tes ini menunjukkan apakah calon karyawan tersebut konsisten atau tidak.

  • Kraeplien Test

Tes ini terdiri atas deret angka yang cukup panjang dalam selembar kertas dimana peserta diminta untuk menjmlahkan angka-angka tersebut seluruhnya per lajur. Melalui tes ini, perusahaan dapat mengetahui tingkat ketahanan, konsistensi, dan ketelitian calon pekerja. Selain itu, tes ini juga dapat mengindikasikan kemampuan calon karyawan terhadap tekanan, kemampuan menyesuaikan diri hingga kecepatan bekerja.

  • Test Army Alpha Intelegence

Hasil tes digunakan demi mengetahui daya tangkap peserta tes dalam menerima lalu mengerjakan instruksi.

Itulah tadi beberapa materi psikotes dan apa saja kegunaannya bagi pihak perusahaan selaku penyelenggara tes. Hasil tes psikotes membantu mengetahui kepribadian pekerja, sementara bagi peserta yang belum diterima bukan berarti memiliki mental yang buruk melainkan mungkin belum sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan saat itu.

Related posts: